Tips Mengikuti Job Fair

TIPS MENGIKUTI JOB FAIR


A.  Job Fair
          Job Fair dapat diartikan sebagai pameran yang menyuguhkan perusahaan pencari tenaga kerja atau dengan kata lain bursa kerja. Dimana di Job Fair nantinya akan banyak perusahaan yang membutuhkan  pekerja mengikuti ajang pameran tersebut.
       Sistematika pelaksanannya cukup sederhana, pencari kerja masuk ke arena pameran, dan di sana sudah ada stand – stand yang berisi petugas dari perusahaan pencari tenaga kerja, selanjutnya tinggal kita memasukkan lamaran yang sesuai dengan kemampuan dan jurusan kita atau yang sesuai dengan kriteria dari perusahaan.
       Jadi bursa kerja ini memudahkan bagi pencari kerja untuk menemui beberapa perusahaan sekaligus dalam satu kesempatan, tanpa harus bersusah datang ke kantor perusahaan tersebut. Sebaliknya bagi perusahaan pun juga mempunya manfaat juga, yaitu mendekatkan kepada calon pegawai yang nantinya akan mengisi posisi kerja yang ditawarkan oleh perusahann tersebut, tanpa harus mencari dengan susah payah.
       Acara seperti ini ditujukan oleh lulusan sekolah SMA/ SMK sederajat atau perguruan tinggi yang mau mempersiapkan karirnya dan untuk masih belum mempunyai pekerjaan, karena sangat efisien dan menghemat waktu serta biaya. Acara ini termasuk penting untuk diikuti oleh para lulusan sekolah yang sedang mencarai pekerjaan, dengan mengikuti acara ini diharap para pencari kerja memiliki gambaran tentang dunia kerja, dan langsung bisa langsung mencoba melamar pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan maupun bidangnya.

B.  Manfaat Mengikuti Job Fair
            Bagi para lulusan SMA/ SMK ssederajat, Anda juga bisa ikut datang ke acara job fair untuk mengetahui seperti apa gambaran mencari pekerjaan di sebuah event pencarian kerja. Banyak manfaat bisa dipetik dari acara ini, diantaranya yaitu:
1.      Jaringan
Mengikuti job fair berarti memiliki peluang jaringan yang sangat baik karena acara ini dipenuhi oleh kontak potensial yang sudah bekerja di bidang pilihan Anda, serta orang-orang yang ingin sukses seperti Anda. Job fair memberi Anda peluang untuk menjalin hubungan dengan calon perusahaan, mentor, dan rekan kerja. Jangan lupa untuk membawa banyak surat lamaran dan cv, atau kartu nama untuk menyampaikan informasi kontak Anda. Bersiap juga untuk berbicara tentang diri Anda. Jangan ragu untuk mendiskusikan bakat, keterampilan, pengalaman, dan pendidikan Anda.
2.      Praktek Wawancara
Proses setelah mengikuti job fair biasanya memakan waktu satu bulan. Hal ini memberi Anda cukup waktu untuk persiapkan diri, agar saat dipanggil wawancara, Anda bisa mengesankan calon pemberi kerja. Anda akan mendapatkan banyak peluang dengan latihan atau praktek wawancara kerja seperti memperkuat jabat tangan, bagaimana melakukan kontak mata, dan berbicara tentang diri Anda. Anda juga akan berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan spontan secara cerdas. Catat pertanyaan-pertanyaan yang Anda ajukan, dan berlatihlah untuk bisa memberikan jawaban yang semakin hari lebih baik lagi. Seringkali, wawancara singkat oleh HRD di job fair adalah sebagai bentuk untuk menginformasikan kepada Anda tentang rincian perusahaan, dan melihat kemampuan Anda untuk melakukan percakapan profesional. Melakukan hal ini akan membantu Anda menjadi pendengar yang lebih baik dan lebih fokus. Jika Anda sudah mengetahui daftar apa saja perusahaan yang akan hadir, tak ada salahnya Anda melakukan sedikit riset tentang setiap perusahaan yang ikut dalam event job fair.
3.      Lowongan Pekerjaan
Perwakilan perusahaan yang ikut serta di acara job fair kemungkinan akan memberi tahu Anda tentang lowongan pekerjaan dan proses perekrutan di perusahaan mereka. Bersiaplah dengan setidaknya soft copy, selusin hasil cetak atau fotokopi berkas dan dokumen seperti surat lamaran, curriculum vitae, ijazah, serta transkrip nilai.
4.      Informasi Perusahaan
Acara job fair menawarkan kesempatan untuk mempelajari informasi umum tentang perusahaan yang Anda pilih. Jangan lupa membawa folder untuk menyimpan pamflet dan selebaran yang memuat informasi standar, persyaratan, sertifikasi, dan hal lainnya terkait perekrutan.  Satu lagi, jangan lupa untuk membawa agenda dan alat tulis sehingga Anda dapat menuliskan catatan penting bila diperlukan.

C.  Hal Yang Harus Dipersiapkan Saat Mengikuti Job Fair
       Job Fair adalah akses besar yang memberikan informasi kerja untuk para lulusan yang mempersiapkan diri untuk mencari kerja. Acara job fair akan mempertemukan para pencari kerja dengan perantara kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk ditempatkan di bagian Mekanik AC, Mekanik Elektrik, Sales Head, Operator Produksi, dll. Berikut hal yang harus dipersiapkan saat mengikuti acara job fair:
1.      Siapa penyelenggaranya
Job fair ada yang di selenggarakan oleh pihak sekolah, universitas yang telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan.
2.      Daftar perusahaan yang mengikuti Job Fair
Kamu bisa mengetahui apakah perusahaan yang kamu minati ada berpartisipasi di event job fair tersebut. Ini juga akan menguntungkan bagi kamu untuk mendapatkan banyak informasi dan lowongan pekerjaan yang cocok ataupun sesuai dengan minat kamu. Jenis perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan biasanya terdiri dari perusahaan dagang, jasa, manufaktur, asuransi atau perbankan. Setelah mendapat informasi apa saja yang sedang membuka loeongan pekerjaan, kamu bisa mencari profil perusahaan di internet, mengenai jenis perusahaan, pendirian perusahaan, syarat masuk, visi misi perusahaan serta produk unggulan perusahaan tersebut.
3.      Berpakaian rapi
Saat menghadiri acara job fair kamu sebaiknya menggunkan baju formal,  Misal memakai kemeja dan rok/ celana bahan, dan bisa dipadankan dengan blazer atau outerwear yang simpel. Memakai sepatu yang tertutup. Pastikan pakaian yang kamu pakai nyaman dan pantas saat menghadiri job fair. Tunjukkan jiwa profesional dalam berpenampilan untuk bisa berkarir diperusahaan imipianmu.
4.      Persiapkan CV (daftar riwayat hidup)
CV menjadi hal yang penting dalam mendapatkan pekerjaan. Jika tampilan CV kamu kurang menarik perhatian bisa berujung ke tempat sampah.
Triknya buatlah CV kamu semenarik mungkin, dengan cara buatlah CV kamu secara ringkas, jelas, dan enak dipandang. Tampilkan CV profesional kamu dengan print warna, beserta 1 pas foto dengan ukuran 4x6 cm dengan begitu CV kamu lebih menarik.
5.      Kelengkapan CV
Beberapa kelengkapan yang tidak boleh tertinggal ketika mengikuti acara Job Fair yaitu:
a.       Surat Lamaran
b.      Dokumen Pendukung CV
Ada bebetapa dokumen penting sebagai pendukung CV yaitu fotokopi ijazah atau transkip nilai rapor, sertifikat toefl, sertifikat organisasi, surat keterangan magang. buatlah rangkap fotokopi sesuai dengan berapa banyak lamaran yang akan kamu masukkan ke perusahaan.
6.      Pas Foto dan Fotokopi KTP
Siapkan foto ukuran 3x4 dan fotokopi identitas KTP atau kartu pelajar . Kemudian perusahaan nantinya akan memberikan 1 form untuk meminta kelengkapan data diantaranya: tentang data pribadi, data sekolah, data organisasi, pengalaman magang.
7.      Pribadi Siap Mental
Kamu harus mempersiapkan mental, karena nantinya kamu akan bertemu dengan banyak pencari kerja serta perantara kerja. Tetap tenang dan santai selalu berfikir positif dan yakin bahwa ada salah satu perusahaan impian kamu yang akan menghubungimu setelah acara job fair selesai.
8.      Alat alat yang dibawa
Ada beberapa alat yang harus dibawa saat mengikuti acara job fair diantaranya: bolpoin, buku tulis, flashdisk, dan laptop. Simpan semua softcopi dan lamaran dalam bentuk word, foto dalam bentuk JPG, map untuk CV, dan tas yang cukup untuk menaruh alat-alat tersebut.
9.      Minta restu dan berdoa sebelum berangkat job fair
Sebelum berangkat berdoalah, dan meminta restu kepada kedua orang tua. Berdoa bertujuan agar pikiran dan jiwa menjadi tenang, serta mendapatkan keyakinan untuk diterima di perusahaab impianmu.
Jangan lupa untuk sarapan pagi terlebih dahulu agar kondisi badan tetap fit.

D.       Contoh Membuat  Surat Lamaran Kerja

Siapapun yang akan memasuki dunia kerja  pada suatu perusahaan atau organisasi harus membuat surat lamaran kerja ( Job application letter ) terlebih dahulu. Surat lamaran kerja merupakan gerbang pertama yang harus dilalui oleh seseorang ketika memasuki dunia kerja. Daya tarik diawali dari bentuk dan cara surat lamaran kerja, isi surat lamaran kerja, serta penulisan resume atau CV (Curriculum vitae) yang dibuat.
1.       Surat Lamaran Kerja
Pengertian surat lamaran kerja (job application latter) adalah surat resmi yang ditulis oleh pelamar baik melalui media kertas atau elektronik untuk memperkenalkan dirinya serta kompetensi yang dimiliki, dengan harapan agar perusahaan atau organisasi dapat menerimanya sebagai karyawan.
       Contoh lamaran pekerjaan

       Lampiran : 4 (Empat) lembar                                          29 Juli 2018
       Hal            : Lamaran Kerja

Kepada Yth
Bapak Pimpinan PT. PARAMITRA Group
Jl. Kaliurang km 10,4 no. 333 Sleman  Yogyakarta
      
       Dengan hormat,
       Yang bertanda tangan di bawah ini :
       Nama                                : KURNIAWAN
       Tempat, tanggal lahir        : Yogyakarta, 22 Nopember 2000
       Pendidikan                       : SMA PARAMITRA
       Jurusan                              : IPS
       Alamat rumah                   : Jl. Kaliurang km 17 Yogyakarta

       Dengan ini mengajukan lamaran kerja sekiranya pada perusahaan Bapak terdapat lowongan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan saya.
      
       Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan, daftar riwayat hidup, keterangan kesehatan, sertifikat prestasi, serta pas foto.

       Saya berkeinginan untuk  maju dan sanggup  bekerja keras, serta yakin akan dapat bekerjasama di perusahan yang bapak pimpin.

       Jawaban dan kebijaksanan Bapak saya ucapkan terima kasih.




                                                                                    Hormat saya,



                                                                                    KURNIAWAN 






2.      Membuat Daftar Riwayat Hidup ( Curriculum Vitae )
Hal penting lainnya selain pembuatan surat lamaran adalah pembuatan Daftar Riwayat Hidup. Apabila surat lamaran kerja memuat keinginan pelamar untuk bekerja, riwayat hidup memuat informasi tentang pelamar. Informasi yang disampaikan harus tertulis dengan jelas dan benar.
            Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan daftar riwayat hidup :
a.    Menjelaskan diri Anda
b.    Latar belakang pendidikan Anda
c.    Pengalaman yang Anda miliki
Contoh Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama                  : Dhani Sumitra
Alamat                : Jl. Kaliurang No. 333 Yogyakarta 55281
Telepon               : 0274-3007232
Tempat/Tgl. Lahir : Sleman, 14 Desember 2000
Kewarganegaraan : Indonesia
Status                 : Belum menikah

PENDIDIKAN:
2006-2012          : SD Babadan Baru Yogyakarta
2012- 2015         : SMP N 1 Sleman
2015-2018          : SMK N 1 Yogyakarta

ORGANISASI:
2012-2013          : OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
                              SMP N 1 Sleman Yogyakarta
2015-2018          : OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
                              SMK N 1 Yogyakarta
2015-2018          : Karang Taruna Parikesit Kantor Cabang Yogyakarta

HOBI & MINAT  :           Menyukai membaca, menulis reportase, kegiatan lintas alam, music dan berwisata.
Informasi Tambahan :
Saya memiliki ketrampilan menggunakan kompu­ter, ­antara lain untuk program Microsoft ­Office, Power Point, yang saya dapatkan dengan cara ­otodidak. Kiranya, kemampuan saya tersebut akan dapat menjadi kontribusi bagi per­usahaan.

                                                                        Yogyakarta, Juli 2019


     Dhani Sumitra

SUMBER:

Komentar